Depok –
Hujan yang turun nyaris tanpa henti Di beberapa hari terakhir boleh Karena Itu membuat tubuh mudah terjangkit flu dan pilek. Menyantap Pho Tulang Vietnam bisa menjadi alternatif booster healing.
Sepanjang Januari ini, rutinitas jalan pagi Di Di kampus Universitas Indonesia yang biasa kami lakukan setiap Minggu terpaksa terhenti. Cuaca yang kurang bersahabat ditambah batuk-pilek yang tak kunjung sembuh-sudah lebih Bersama sepekan-membuat niat Latihan kalah Bersama kebutuhan tubuh Bagi beristirahat. Terapi Praktisi Medis sudah tandas. Wedang jahe, jeruk, serta vitamin C+D pun menjadi menu wajib harian.
Minggu pagi (25/1/2026), alih-alih memaksa diri berlari, kami memilih alternatif lain: mencari asupan hangat yang diyakini bisa sedikit banyak membantu memulihkan badan. Pilihan jatuh Di sebuah street food yang belakangan ramai dibicarakan warga Depok.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Penjualnya mangkal Di halaman parkir Didekat Indo Grosir/Super Indo Sawangan, tepatnya Di kawasan Perum Jl. Puri Depok Mas, Pancoran Mas. Warung tenda ini sudah hadir Sebelum akhir 2024, dan langsung menjadi buruan warga Depok khususnya Di jam sarapan.
|
Pho Tulang Vietnam berlokasi Didekat Indo Grosir/Super Indo Sawangan, tepatnya Di kawasan Perum Jl. Puri Depok Mas, Pancoran Mas. Foto: Sudrajat
|
Varian pho-sup mi khas Vietnam-yang menonjolkan tulang sapi dan sumsum tulang sebagai bintang utama kuahnya memang Ditengah naik daun. Pho tulang menawarkan kaldu yang lebih pekat, gurih, dan “berat” dibanding pho Di umumnya.
Kami datang Di waktu yang terbilang beruntung. Ada pengunjung yang Mutakhir saja selesai sarapan, Supaya Tatakan dan Sofa kosong masih tersedia. Biasanya, antrean 10-15 menit nyaris tak terelakkan. Maklum, warung tenda ini buka Sebelum pukul 06.30 hingga 14.00 dan nyaris selalu dipadati pelanggan, terutama Di pagi hari.
Soal rasa, pho tulang terasa pas Bagi tubuh yang Di tidak prima. Kuahnya berasal Bersama kaldu tulang yang direbus lama, menghasilkan rasa gurih alami tanpa perlu banyak bumbu tambahan. Sumsum yang meleleh Di Di kuah memberi sensasi hangat yang menenangkan tenggorokan-terutama Bagi yang Di flu dan pilek.
“Kuahnya yang panas terasa sedikit asem tapi bikin segar,” kata Mukti sambil menyeka keringat Di keningnya. “Apalagi kalau ditaburi irisan cabai rawit merah, wow makin nendang,” timpal Siti Romelah, sang Nenek, yang menyertai. Mulut keduanya membuka – tutup, menahan pedas. Bagi minumannya, warga Tanah Mutakhir itu memilih teh kental dan jeruk panas.
Proses meracik sajian pho yang laris manis Di Pho Tulang Vietnam. Foto: Sudrajat |
Mi yang digunakan Di sajian pho Di sini berupa mi beras, khas pho. Dipadu Bersama toge, ketumbar, daun bawang, dan daun basil konon kaya antioksidan, vitamin A, K, C, serta zat besi. Daun basil yang sering disebut sebagai kemangi Italia ini beraroma segar, sedikit manis, dan tajam.
Pilihan toppingnya beragam: tulang sapi, daging sapi, urat, hingga bakso. Saya pernah mencoba varian tulang sapi. Sumsumnya lembut, lumer Di mulut, dan memberi Pengalaman Hidup makan yang benar-benar “berisi”. Akan Tetapi pagi ini, saya memilih topping bakso-lebih ringan, tapi tetap memuaskan.
Selain makan Di tempat, sejumlah pengunjung terlihat memesan menu Bagi dibawa pulang Bersama anggota keluarga mereka Di Tempattinggal. Harga pho tulang ini relatif bersahabat Di kantong, Di kisaran Rp 21 ribu – 48 ribu.
(adr/adr)
Artikel ini disadur –> Detik.com Indonesia Berita News: Lagi Batuk-Pilek? Seruput Pho Tulang Vietnam yang Gurihnya Nendang Banget












