Heboh Konsumsi ‘Palsu’ Di AS, Ada Pisang Lentur hingga Es Krim Tak Meleleh



Jakarta

Di Amerika Di heboh video Konsumsi bertekstur aneh. Ada pisang lentur hingga es krim sulit meleleh yang membuat netizen menyebutnya sebagai Konsumsi ‘palsu’.

Video Konsumsi Bersama tekstur tak biasa Di ramai Di TikTok. Hal ini membuat sejumlah warga Amerika Serikat mempertanyakan Mutu Konsumsi yang mereka konsumsi sehari-hari. Berbagai Konsumsi Di video tersebut Malahan disebut sebagai Konsumsi ‘palsu’.

Dilansir Bersama BoredPanda (25/08/2026), Di rangkaian video viral Di TikTok, beberapa warga Amerika memperlihatkan Konsumsi yang mereka sebut palsu Sebab teksturnya aneh dan tak biasa.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Salah satunya seperti tekstur es krim yang disebut sulit meleleh meski terkena air panas. Ada pula pisang dan cokelat yang sangat lentur, stroberi bertekstur seperti spons, keju yang tampak tidak meleleh Di wajan panas, hingga roti yang disebut sulit menyerap air.

Heboh Konsumsi ‘Palsu’ Di AS, Ada Pisang Lentur hingga Es Krim Tak Meleleh Foto: Site News

Video lainnya memperlihatkan kentang yang tampak normal Bersama luar, tetapi Dibagian dalamnya terlihat kosong Sesudah dimasak. Keanehan tersebut memicu beragam reaksi netizen, meski video-video itu sendiri tidak membuktikan bahwa Konsumsi tersebut benar-benar palsu atau berbahaya.

“Kami memahami mengapa video-video ini cepat viral Sebab isunya sensitif, banyak orang Dari Sebab Itu kehilangan kepercayaan Di asal Konsumsi yang mereka beli,” ujar Justin dan Travis Maderia, CEO Bersama Lobster Boys, perusahaan penyedia Konsumsi laut yang menjual lobster segar.

Beberapa produsen Konsumsi Di Amerika memang menggunakan bahan tambahan dan pengawet Untuk berbagai keperluan, seperti memperpanjang masa simpan, menjaga tekstur dan konsistensi produk, mempermudah distribusi, hingga menekan biaya operasional.

Heboh Makanan 'Palsu' di AS, Ada Pisang Lentur hingga Es Krim Tak MelelehHeboh Konsumsi ‘Palsu’ Di AS, Ada Pisang Lentur hingga Es Krim Tak Meleleh Foto: Site News

Laporan Centers for Disease Control and Prevention (CDC) Di 2025, Menunjukkan Konsumsi ultra-proses (UPF) menyumbang rata-rata 55% total kalori yang dikonsumsi warga Amerika Serikat berusia satu tahun Hingga atas Di Agustus 2021-Agustus 2023.

Persentasenya mencapai 61,9% Di kelompok usia 1-18 tahun dan 53% Di orang dewasa berusia 19 tahun Hingga atas.

Perhatian juga tertuju Di sistem Generally Recognized as Safe (GRAS). Di beberapa dekade, perusahaan dapat menentukan bahan Konsumsi tertentu sebagai aman tanpa Melewati peninjauan Badan Pengawas Perawatan dan Konsumsi Amerika (FDA).

Pemerintah kini mengusulkan aturan agar perusahaan Konsumsi wajib memberi tahu pemerintah ketika menggunakan suatu bahan Hingga Konsumsi yang masuk Hingga kategori GRAS.

Heboh Makanan 'Palsu' di AS, Ada Pisang Lentur hingga Es Krim Tak MelelehHeboh Konsumsi ‘Palsu’ Di AS, Ada Pisang Lentur hingga Es Krim Tak Meleleh Foto: Site News

Pakar Gizi Rena Awada mengingatkan bahwa Konsumsi olahan tidak selalu buruk. Produk Konsumsi olahan seperti kacang kaleng dan sayuran beku, misalnya, termasuk Konsumsi olahan yang sehat.

Ahli gizi Jill Darminio juga menyarankan agar orang-orang lebih memperhatikan pola makan secara keseluruhan, porsi, serta membatasi konsumsi Konsumsi ultra-proses secara berlebihan.

(sob/adr)

Artikel ini disadur –> Detik.com Indonesia Berita News: Heboh Konsumsi ‘Palsu’ Di AS, Ada Pisang Lentur hingga Es Krim Tak Meleleh

https://servicosdeportariacampinas.com.br/ slot thailand
nagabet76slot gacorslot online slot gacor terpercaya
server slot thailand
slot gacor mudah maxwin