loading…
Teka-teki mengenai merosotnya harga Migas dunia akhirnya terkuak Ke Ditengah kecamuk Pertempuran yang masih berlangsung. Foto/Dok
Penyembuhan arus energi ini berhasil menahan lonjakan harga Migas mentah Internasional, yang Sebelumnya sempat menembus angka Ke atas USD120 per barel Ke April 2026 lalu. Kini harga Migas mentah dunia melandai Hingga kisaran USD89 per barel.
Analisis Goldman Sachs yang dipimpin Dari Daan Struyven dan Yulia Zhestkova Grigsby Menunjukkan, bahwa total Produk Ekspor Migas mentah dan produk olahan yang melintasi Selat Hormuz kini merambat naik Hingga angka 15 juta hingga 16 juta barel per hari.
Baca Juga: Trump Klaim Jutaan Barel Migas Datang Lewat Selat Hormuz
Kendati angka ini masih berada 7 hingga 8 juta barel Ke bawah tingkat Sebelumnya konflik, volume tersebut melompat signifikan Di titik terendahnya (trough) sebesar 5-6 juta barel per hari Ke Maret 2026 lalu.
Artikel ini disadur –> Sindonews Indonesia News: Rahasia Jalur Gelap Selat Hormuz Terbongkar! Goldman Sachs Klaim Aliran Migas Mentah Pulih











