Paksakan Google Play Billing System Ke Developer

Google Indonesia tersandung Peristiwa Pidana dugaan persaingan usaha Sebab Google Billing System. Foto: ist

JAKARTA – Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) Republik Indonesia terpaksa menunda sidang Peristiwa Pidana No. 03/KPPU-I/2024 yang melibatkan Google LLC. Sidang tersebut berkaitan Bersama dugaan Kartu Peringatan persaingan usaha tidak sehat Di penerapan Google Play Billing System.

Penundaan sidang diputuskan Dari Ketua Majelis Komisi, Hilman Pujana, Sebab kuasa hukum Google LLC belum melengkapi dokumen administrasi, khususnya surat kuasa, yang diperlukan Bagi mewakili Terlapor Di sidang.

“Atas ketidaklengkapan dokumen dimaksud, KPPU belum dapat memulai sidang dan menunda pelaksanaannya hingga tanggal 28 Juni 2024 Bersama agenda yang sama, yaitu Pemaparan Laporan Dugaan Kartu Peringatan Dari Investigator,” jelas Deswin Nur, Kepala Biro Hubungan Kelompok dan Kerja Sama Di Sekretariat KPPU.

Dugaan Kartu Peringatan Google

Peristiwa Pidana ini bermula Di inisiatif KPPU yang melakukan penyelidikan Pada Google LLC Dari 14 September 2022.

Google diduga melanggar Pasal 17, Pasal 19 huruf a dan b, serta Pasal 25 ayat (1) huruf a dan b Perundang-Undangan No. 5 Tahun 1999.

Kartu Peringatan ini Yang Terkait Bersama Bersama kewajiban Google Bagi perusahaan yang mendistribusikan aplikasinya Melewati Google Play Store Bagi menggunakan Google Play Billing System.

Google juga diduga Menyediakan Pembatasan berupa penghapusan Inisiatif Di Play Store jika perusahaan tidak mematuhi aturan tersebut.

Upaya Perubahan Perilaku Google Tidak Memenuhi Komitmen

Pada proses penyelidikan, Google LLC mengajukan surat permohonan perubahan perilaku Di 13 Juni 2023 dan melakukan perbaikan Di surat tersebut Di 11 Juli 2023.

Akan Tetapi, hingga batas waktu yang ditentukan Di 24 November 2023, Google LLC tidak dapat memenuhi dua komitmen Di perubahan perilaku yang diajukan.

Dampaknya, proses pemantauan perubahan perilaku dihentikan dan penyelidikan dilanjutkan Ke tahap pemeriksaan Dari Sidang Majelis Komisi.

Sidang Ditunda hingga 28 Juni 2024

Sidang perdana yang dijadwalkan Di 20 Juni 2024 terpaksa ditunda Sebab kuasa hukum Google LLC belum melengkapi dokumen administrasi yang diperlukan.

Majelis Komisi, yang terdiri Di Hilman Pujana sebagai Ketua, serta Mohammad Reza dan Eugenia Mardanugraha sebagai Anggota, memutuskan Bagi menunda sidang hingga 28 Juni 2024.

Penundaan sidang ini menjadi sorotan Di Peristiwa Pidana dugaan Kartu Peringatan persaingan usaha yang dilakukan Dari Google.

KPPU menegaskan komitmennya Bagi menegakkan hukum persaingan usaha dan memastikan terciptanya iklim usaha yang sehat dan adil Bagi semua pelaku usahadiIndonesia.

(dan)

Artikel ini disadur –> Sindonews Indonesia News: Paksakan Google Play Billing System Ke Developer

nagabet76slot gacorslot online https://servicosdeportariacampinas.com.br/ slot thailand
nagabet76slot gacorslot online slot gacor terpercaya
server slot thailand
slot gacor mudah maxwin